/home/elibubbac/public_html/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 240" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%V%" ]
Sebagaimana diketahui, setelah pemberlakuan undang-undang nomor 8 tahun 1981 tentang KUHAP terjadi beberapa variasi hubungan antara penyidik Polri dengan penyidik pegawai negeri sipil khususnya dalam penyidikan tindak pidana di bidang pengelolaan sumber daya alam, Buku ini fokus pada kewenangan khusus penyidik pegawai negeri sipil dalam penyidikan tindak pidana pengelolaan sumber daya alam.
Bubu merupakan alat tangkap yang dioperasikan di dasar perairan dengan ukuran yang bervariasi, bubu dibuat berdasarkan kepentingan dan kebutuhan nelayan. Buku ini mengulas mengenai bubu sebagai alat tangkap non selektig, artinya semua ikan dapat terperangkap ke dalam bubu, alat tangkap ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dengan harga tangkap ikan yang bersaing di pasar.
Buku ini merupakan buku bunga rampai yang membahas tentang inklusi sosial dan demokrasi; kepercayaan dan keyakinan dalam demokrasi; eksklusifitas da penurunan demokrasi; demokrasi kapitalisme dan media baru; hoaks, polarisasi dan demokrasi.